Pemanfaatan Tumbuhan Herbaceous Sebagai Bioindikator Pencemaran Udara dengan Pengamatan Mikroskopis
DOI:
https://doi.org/10.22437/biospecies.v17i1.31073Kata Kunci:
bioindikator, pencemaran, kualitas udara, stomataAbstrak
Udara merupakan komponen lingkungan dan sumber daya esensial yang menopang berbagai kehidupan makhluk hidup. Kualitas udara secara langsung dapat memengaruhi ekosistem, dan keseimbangan planet kita. Dewasa ini, peningkatan terhadap degradasi lingkungan telah mendorong kesadaran untuk memulai inisiatif dalam menjaga kualitasnya. Salah satu metode yang dapat dilakukan ialah dengan monitoring menggunakan bioindikator. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan dan membandingkan kualitas udara di dua tempat berbeda yakni di kawasan permukiman Mancasan Lor dan kawasan taman timur Kampus I UPN “Veteran†Yogyakarta menggunakan tumbuhan Rhoe discolor. Metode yang diterapkan adalah studi literatur, sampling dan pengamatan mikroskop di laboratorium. Sampel dengan jumlah stomata terbuka lebih banyak diasosiasikan dengan kualitas udara pada lingkungan yang masih terjaga.