PENGEMBANGAN BIO-BATERAI DENGAN ELEKTROLIT PADAT BERBASIS TEPUNG TAPIOKA DAN SERBUK KULIT UDANG/AIR LAUT SEBAGAI SUMBER ION

Authors

  • Rita Sulistyowati
  • Rosita Wati Prodi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang
  • Edy Saputra Prodi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang
  • Dui Yanto Rahman Prodi Fisika Universitas PGRI Palembang
  • Joni Iswan Prodi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.22437/jop.v10i2.41920

Keywords:

Bio-Baterai, Serbuk Kulit Udang, Air Laut, Elektrolit Padat

Abstract

Bio-baterai menawarkan solusi potensial sebagai alternatif baterai konvensional yang tidak ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan organik dan mudah didapat, seperti serbuk kulit udang dan air laut. Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi optimum serbuk kulit udang dan air laut yang menghasilkan arus dan tegangan maksimum. Lembaran gafit digunakan sebagai anoda dan lembaran aluminium sebagai katoda. Serbuk kulit udang dengan variasi massa 2-10 g dilarutkan dalam 20 ml air mineral (Aqua) menggunakan magnetic stirrer selama 10 menit, kemudian ditambah 35 g tepung tapioka secara bertahap hingga membentuk elektrolit padat. Elektrolit ini ditempatkan di antara lembaran gafit dan aluminium. Komposisi optimum serbuk kulit udang dikombinasikan dengan air laut (1-5 ml) untuk meningkatkan arus dan tegangan. Hasil menunjukkan bahwa bio-baterai yang hanya menggunakan larutan serbuk kulit udang menghasilkan arus maksimum 0,68 mA dan tegangan 0,803 V dengan massa optimum 6 g. Kombinasi serbuk kulit udang dan air laut menghasilkan arus 2,02 mA dan tegangan 0,858 V dengan volume optimum 3 ml air laut. Penelitian ini menunjukkan potensi besar untuk pengembangan lebih lanjut karena metodenya sederhana dan bahan yang digunakan murah serta ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Shetwi, A. Q. (2022). Sustainable Development Of Renewable Energy Integated Power Sector: Trends, Environmental Impacts, And Recent Challenges. Science Of The Total Environment, 822, 15364

Setiabudi, I. M., & Kartikasari, G. (2024). Membangun Ketahanan Energi & Komitmen Global Melalui Formulasi Standar Energi Baru. Standar: Better Standard Better Living, 3(1), 13–17.

Juwita, J., Yana, S., Maksalmina, M., Mahdi, M., Fitriliana, F., Hanum, F., & Kasmaniar, K. (2023). Peluang Ekspansi Energi Terbarukan Biomassa Dengan Analisis Swot. Jurnal Serambi Engineering, 8(1), 45-56.

Paturu, R. O., & Yulianingum, A. V. (2023). Urgensi Pengembangan Kebijakan Energi Baru Dan Terbarukan Dalam Rangka Ketahanan Energi Nasional. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 2(2), 170–182.

Syamsuddin, N., Yana, S., Nelly, N., Maryam, M., Fitriliana, F., & Arsyad, A. (2023). Permintaan Pasar Untuk Produk Dan Layanan Energi Terbarukan (Perspektif Daya Saing Energi Terbarukan Indonesia). Jurnal Serambi Engineering, 8(1), 45-56.

Nasution, M. (2021a). Karakteristik Baterai Sebagai Penyimpan Energi Listrik Secara Spesifik. Jet (Journal Of Electrical Technology), 6(1), 35–40.

Nasution, M. (2021b). Mengaplikasikan Sel Volta Dalam Pembuatan Baterai Sebagai Penyimpa Energi. Jet (Journal Of Electrical Technology), 6(3), 152–154.

Schmidt-Rohr, K. (2018). How Batteries Store And Release Energy: Explaining Basic Electrochemistry. Journal Of Chemical Education, 95(10), 1801–1810.

Masthura, M., & Abdullah, A. (2021). Pemanfaatan Sari Nenas Sebagai Sumber Energi Alternatif Pembuatan Bio-Baterai. Circuit: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, 5(1), 51–58.

Dalimunthe, L. H., Fitrya, N., & Wirman, S. P. (2024). Pemanfaatan Kulit Nenas Dengan Variasi Kcl, Gliserol Dan Air Semen Sebagai Elektrolit Untuk Aplikasi Biobaterai Ramah Lingkungan. Jurnal Fisika Unand, 13(1), 117–124.

Fitraryansyah, F. (2021). Pengaruh Variasi Daun Talas Terhadap Tegangan Listrik Pada Harvesting Energy. Journal of Sustainable Energy Research, 12(4), 101-109.

Siregar, N. S. (2014). Karbohidrat. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 13(02), 38–44.

Soeka, Y. S., & Triana, E. (2016). Pemanfaatan Limbah Kulit Udang Untuk Menghasilkan Enzim Kitinase Dari Streptomyces Macrosporeus Inacc A454. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 18(01), 91–101.

Adriani, A. (2020). Pemanfaatan Air Laut Sebagai Sumber Cadangan Energi Listrik. Vertex Elektro, 12(2), 22–33.

Rahman, D. Y., Fajriah, N., & Suryaningsih, Y. (2021). Efektivitas Model Pembelajaran Core Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Di Smk. Jurmadikta, 1(2), 11–20.

Aji, M. P., Bijaksana, S., & Abdullah, M. (2012). A General Formula For Ion Concentration-Dependent Electrical Conductivities In Polymer Electrolytes. American Journal Of Applied Sciences, 9(6), 946.

Zhang, W., Chen, X., Wang, Y., Wu, L., & Hu, Y. (2020). Experimental And Modeling Of Conductivity For Electrolyte Solution Systems. Acs Omega, 5(35), 22465–22474.

Downloads

Published

2025-04-04

How to Cite

Rita Sulistyowati, Rosita Wati, Edy Saputra, Rahman, D. Y., & Joni Iswan. (2025). PENGEMBANGAN BIO-BATERAI DENGAN ELEKTROLIT PADAT BERBASIS TEPUNG TAPIOKA DAN SERBUK KULIT UDANG/AIR LAUT SEBAGAI SUMBER ION. JOURNAL ONLINE OF PHYSICS, 10(2), 1–7. https://doi.org/10.22437/jop.v10i2.41920